IRAU Malinau 2025, Dekranasda Malinau Ajak UMKM Lokal Promosikan Produknya

Malinau, NEAZONE.ID – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara mengajak perajin Malinau mempromosikan produk terbaiknya dengan harga terjangkau pada Festival Budaya Irau ke-11 dan HUT ke-26 Kabupaten Malinau tahun 2025 ini.

Ajang Festival budaya Irau Malinau yang ke-11 yang dirangkaikan dengan perayaan  HUT ke-26 Kabupaten Malinau tahun 2025 di bulan Oktober Adalah momen bagi Masyarakat Kabupaten Malinau mempromosikan produknya secara terbuka.

Karena, kata Maylenty Wempi, selaku Ketua Dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) kabupaten Malinau, Pemkab Malinau memberikan kesempatan sebesar-besarnya untuk pelaku UMKM Malinau untuk menampilkan produknya. Baik bidang kuliner, batik dan kerajinan tangan lainya untuk memasarkan dan memprosikan produknya pada Irau tahun ini.

“Karena pemerintah daerah telah memberi peluang luas bagi pelaku usaha lokal Malinau memasarakan dan memprosikan produknya. Tentunya barang atau produk yang dibuat dan berbahan baku local di Kabupaten Malinau,” kata Maylenti Wempi.

Maylenty Wempi, juga menekankan tentang kualitas produknya harus tetap terjaga dan tentunya dijual dengan tawaran yang cukup terjangkau oleh masyarakat atau mengunjung nantinya. “Bukan berdasarkan aji mumpung yaitu menjual dengan harga tinggi dan akhirnya barang jadi tidak laku dipasar,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu perajin anyaman rotan Malinau Arisandi dengan nama usahanya Brielle Mandiri di Desa Pelita Kanaan, Kecamatan Malinau Kota mengaku bahwa pelaksanaan Irau ini adalah momen berharga untuk menjual dan mempromosikan produk anyamannya. dirinya mengaku untuk persiapan Irau ini  sudah jauh hari sibuk memproduksi anyaman rotan dengan berbagai motif, bentuk dan ukuran sejak Agustus lalu.

“Kami sudah sibuk produksi mulai persiapan sejak bulan Agustus lalu. Kami juga melayani pesanan lain tapi untuk Irau juga,” terangnya.

Arisandi juga menjelaskan, selama ini pemasaran produka anyaman rotannya juga sudah menembus pasar ke negeri Jiran, Malaysia. “Kalau hari-hari biasa atau tidak ada momen irau atau keramaian daerah, kita melayani  pesanan dan bahkan ada yang dikirim ke Malaysia. Karena disana ada keluarga yang bantu penjualannya,” katanya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *