Tanpa Sedot APBD, Terobosan Digital Perumda Tirta Alam Tarakan Kini Setara Perusahaan Global

Berita2 Views

TARAKAN, NEAZONE.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Alam Kota Tarakan membuktikan diri sebagai pionir transformasi digital di Kalimantan Utara. Tak lagi sekadar wacana, perusahaan pelat merah ini resmi mengadopsi teknologi SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) untuk mengelola sistem produksi hingga distribusi air bersih secara real-time.

Dengan teknologi mutakhir ini, pusat kendali di Kantor PDAM Tirta Alam, Kampung Bugis, kini berfungsi layaknya “otak” digital. Petugas dapat memantau operasional pompa hingga data meter pelanggan hanya melalui layar monitor secara akurat dan instan.

Direktur Utama Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi selama lima tahun terakhir. Migrasi dari sistem analog ke digital penuh ini adalah lompatan besar bagi pelayanan publik di Kota Tarakan.

“Dulu ini hanya sebatas mimpi, PDAM bisa seperti sekarang. Alhamdulillah, dengan kerja keras dan komitmen bersama, satu per satu bisa terwujud,” ujar Iwan saat ditemui pada Senin (5/1/2026).

Salah satu poin paling mengesankan dari proyek ini adalah kemandirian finansialnya. Meski menelan investasi total mencapai Rp 1 miliar, seluruh pendanaan bersumber dari anggaran internal PDAM secara bertahap.

“Program ini semua dibiayai secara mandiri dari anggaran PDAM tanpa membebani APBD Kota Tarakan,” tegas Iwan. Langkah ini menunjukkan manajemen keuangan yang sehat sekaligus efisiensi yang berhasil diterapkan perusahaan.

Penerapan SCADA bukan sekadar gaya-gayaan teknologi. Sistem ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi warga Tarakan, di antaranya, “Respons cepat: Gangguan distribusi dapat terdeteksi lebih dini secara digital, Akurasi Data: Pembacaan meter pelanggan kini lebih presisi dan transparan, Efisiensi Tinggi: Meminimalisir potensi kebocoran air (NRW) dan optimalisasi pompa”, tambah Iwan Setaiwan.

“Mudahan kerja keras ini ke depan menjadi berkah, tidak hanya bagi PDAM, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Tarakan,” pungkasnya optimis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *