ANK Dengar dan Serap Aspirasi Komunitas Skateboard dan Ekraf Kaltara di Tarakan

TARAKAN, NEAZONE.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Adi Nata Kusuma (ANK), menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Anggaran 2026 pada Jumat malam (15/5/2026). Berbeda dari biasanya, reses kali ini secara khusus merangkul generasi muda, mulai dari komunitas skateboard, pemilik skateshop, hingga para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di sektor Food & Beverage (F&B) lokal.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif ini menjadi wadah bagi anak muda Kaltara untuk menyampaikan langsung keluh kesah serta ide-ide segar mereka kepada wakil rakyat.

Dorong Ruang Publik dan Kemudahan Usaha Kuliner
Dalam diskusi tersebut, sejumlah poin penting mengemuka. Komunitas skateboard menyampaikan aspirasi terkait minimnya fasilitas publik atau skatepark yang memadai di Kaltara untuk menyalurkan bakat mereka secara positif.

Di sisi lain, para pelaku ekraf, pemilik skateshop, dan pengusaha F&B muda menyoroti tantangan seputar pengembangan usaha mikro di era digital. Mereka mengharapkan adanya stimulus berupa pelatihan manajerial, kemudahan akses perizinan, hingga penyediaan ruang atau pasar kreatif (creative hub) terpadu yang dapat mempertemukan produk kuliner lokal dengan gaya hidup komunitas urban.

Menanggapi hal tersebut, Adi Nata Kusuma menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi dari sektor pemuda dan ekonomi kreatif ini di tingkat provinsi. Menurutnya, perputaran ekonomi yang digerakkan oleh usaha F&B dan hobi anak muda di Kaltara memiliki potensi besar yang harus didukung penuh oleh pemerintah.

“Anak muda bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama. Ruang kreasi seperti fasilitas olahraga urban dan ekosistem kuliner serta ekraf yang mandiri harus kita hidupkan bersama demi kemajuan Kalimantan Utara,” ujar Adi Nata Kusuma di sela-sela kegiatan.

Sinergi Demi Kemajuan Daerah
Melalui reses Masa Persidangan III ini, Adi Nata Kusuma berharap pemikiran-pemikiran dari berbagai lini komunitas yang hadir dapat diakomodasikan ke dalam program kerja pemerintah daerah pada anggaran mendatang. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi para pelaku usaha muda sekaligus memberikan wadah positif bagi generasi milenial dan Gen Z di Bumi Benuanta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *