Era Baru Golkar Kaltara, Bidik Gen Z Lewat 4 Program Strategis MPO

Politik5 Views

TANJUNG SELOR, NEAZONE.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2025-2030 bergerak cepat di bawah nakhoda kepengurusan Syarwani. Memasuki era baru, partai berlambang pohon beringin ini siap melakukan transformasi besar-besaran, khususnya dalam memperkuat penetrasi informasi dan komunikasi publik secara luas.

Langkah taktis ini diinisiasi langsung oleh Bidang Informasi, Komunikasi, Media, dan Penggalangan Opini (MPO) DPD I Golkar Kaltara. Pihaknya bergerak responsif dengan menyusun empat program strategis yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat, dengan fokus utama menyasar digitalisasi dan keterbukaan informasi publik.

Wakil Ketua Bidang MPO DPD I Golkar Kaltara, Dedy Rahman, mengungkapkan bahwa perubahan pola komunikasi ini menjadi prioritas utama kepengurusan baru. Menurutnya, partai politik saat ini dituntut untuk lebih fleksibel dan melek teknologi agar tidak tertinggal oleh dinamika zaman.

“Kami di kepengurusan baru ini berkomitmen untuk membawa Golkar Kaltara lebih adaptif, modern, dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda yang mendominasi ruang digital saat ini,” ujar Dedy Rahman dalam keterangan resminya.

Guna mencapai target tersebut, Bidang MPO telah menetapkan empat pilar langkah konkret. Program tersebut meliputi aktivasi media sosial di semua platform (Instagram, Facebook, TikTok, dan X), digitalisasi konten kreatif bertajuk ‘Kabar Golkar Kaltara’, aktualisasi program kerja lewat rilis pers rutin, hingga peluncuran website resmi partai.

Dedy Rahman menambahkan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan dalam iklim politik modern saat ini. Ia menilai, pendekatan konvensional harus dikombinasikan dengan konten kreatif berupa video pendek dan desain visual yang menarik untuk menjembatani komunikasi dengan milenial serta Gen Z di Kaltara.

Melalui kehadiran kanal-kanal digital terintegrasi ini, Golkar Kaltara ingin memastikan tidak ada jarak antara partai dan konstituen. Platform-platform ini nantinya akan difungsikan dua arah, yakni sebagai media publikasi kinerja sekaligus sebagai wadah penyerap keluhan warga.

“Melalui peluncuran website resmi dan penguatan media sosial nanti, masyarakat tidak hanya bisa melihat apa saja yang sudah dikerjakan Golkar untuk Kaltara, tetapi juga bisa memberikan masukan secara langsung,” lanjut Dedy.

Dengan keterbukaan informasi dan pendekatan yang jauh lebih modern ini, kepengurusan baru DPD Golkar Kaltara menaruh harapan besar. Mereka optimis langkah penyegaran ini dapat terus mempertahankan kepercayaan konstituen lama sekaligus memperluas basis dukungan baru di seluruh pelosok Kalimantan Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *