Merajut Pengabdian di Perbatasan, PKB Kaltara Matangkan Struktur DPC 2026-2031

Berita, Politik724 Views

TARAKAN, NEAZONE.ID – Politik, pada hakikatnya, adalah tentang bagaimana sebuah keputusan di meja rapat mampu mengubah wajah kehidupan di garis depan masyarakat. Kesadaran itulah yang terasa kental dalam ruang pertemuan di Hotel Diamond Tarakan, Minggu (21/6/2026).

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara tidak sekadar menggelar Rapat Formatur untuk menyusun kepengurusan DPC se-Kaltara periode 2026–2031. Lebih dari itu, mereka sedang merajut kembali komitmen pengabdian untuk masyarakat di seluruh pelosok Bumi Benuanta.

Proses yang berlangsung selama beberapa jam tersebut menjadi ruang diskusi yang hidup. Menariknya, denyut konsolidasi di perbatasan ini mendapat kawalan langsung dari pusat. Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. H. Jazilul Fawaid, hadir di tengah-tengah forum secara virtual melalui layar Zoom Meeting. Kehadirannya memberikan penegasan kuat: bahwa setiap nama yang tertulis di lembar surat keputusan nanti memiliki tanggung jawab moral yang besar kepada bangsa dan rakyat di daerah.

Jazilul Fawaid menekankan bahwa struktur yang dibentuk hari ini harus menjadi mesin penggerak yang peka terhadap denyut nadi persoalan warga. Pengurus PKB di tingkat kabupaten dan kota bukan sekadar pajangan struktural, melainkan ujung tombak yang wajib hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat lokal.

Semangat itu diamini oleh jajaran formatur di daerah. Ketua Formatur mengungkapkan bahwa penyusunan komposisi pengurus ini dilakukan lewat perenungan mendalam, mengedepankan keterwakilan, serta kapasitas kader untuk mengabdi.

“Kita ingin memastikan bahwa kepengurusan yang terbentuk benar-benar diisi oleh mereka yang memiliki kompetensi, integritas, dan yang paling penting, semangat pengabdian. Struktur yang solid adalah modal utama kita untuk turun ke bawah, menjalankan program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya hangat.

Suasana rapat pun mencerminkan kedewasaan berorganisasi. Meski berjalan dinamis dengan berbagai masukan, musyawarah mufakat tetap menjadi kompas utama. Salah seorang peserta rapat menaruh harapan besar bahwa momentum ini akan memperkuat sinergi internal pasca-pemilihan di daerah.

“Harapan kami, pengurus yang terpilih nanti mampu menjadi motor penggerak yang melahirkan program-program konkret, memperkuat kaderisasi, dan benar-benar hadir di tengah kesulitan warga,” ungkapnya penuh optimisme.

Kini, seluruh dokumen berisi nama-nama calon pengurus DPC PKB se-Kaltara telah rampung disepakati dan siap dikirim ke Jakarta untuk verifikasi akhir serta pengesahan oleh DPP.

Bagi PKB Kaltara, rampungnya formasi ini menjadi babak baru. Sebuah langkah awal untuk memastikan bahwa kehadiran partai politik di daerah bukan sekadar tentang kontestasi kekuasaan, melainkan tentang kerja keras merawat bangsa dan melayani rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *