Warga Mengadu Alami Kendala di IGD, Dino Andrian Minta RS Pemerintah Jaga Kepercayaan Publik

DPRD Kaltara393 Views

TARAKAN, NEAZONE.ID – Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pemerintah kembali mendapat sorotan tajam dari parlemen. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dino Andrian, mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas tindakan medis, tetapi juga tentang bagaimana merawat kepercayaan masyarakat.

Sorotan tersebut bermula dari laporan seorang warga di Tarakan yang mengaku sempat mengalami kendala administratif atau penanganan saat membutuhkan pelayanan darurat di IGD. Pengalaman tidak mengenakkan itu berujung pada keengganan pasien untuk kembali mengakses fasilitas kesehatan milik pemerintah tersebut.

“Sepanjang pemahaman saya, tidak seharusnya ada pasien yang merasa ditolak di fasilitas pelayanan kesehatan. Baik rumah sakit maupun puskesmas, keselamatan pasien harus menjadi prioritas,” tegas Dino Andrian saat dikonfirmasi, pekan ini.

Dino membeberkan, setelah menerima keluhan tersebut, dirinya segera melakukan fungsi pengawasan dengan berkoordinasi langsung dengan pihak manajemen rumah sakit. Pihak rumah sakit akhirnya merespons dan meminta pasien kembali ke IGD untuk mendapatkan hak pelayanan medisnya.

Namun, legislator Kaltara ini menekankan bahwa dampak psikologis berupa hilangnya kepercayaan publik jauh lebih mahal harganya.

“Pasien ini mengaku sudah trauma. Dia khawatir mengalami hal yang sama sehingga memilih tidak kembali ke IGD. Hal seperti ini tentu menjadi perhatian bersama,” ungkap Dino.

Menurut Dino, pelayanan kesehatan yang cepat, jelas, dan memberikan kepastian merupakan kunci utama dalam membangun trust (kepercayaan) masyarakat terhadap rumah sakit daerah. Ia berharap, laporan ini menjadi bahan evaluasi serius bagi jajaran manajemen rumah sakit untuk terus berbenah ke arah yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *