Bantah Pilih Kasih Soal Pembangunan Krayan, Pemprov Kaltara Sodorkan Anggaran Rp 150 M ke Kemenkeu

TANJUNG SELOR, NEAZONE.ID – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh perusahaan besar dan sektor industri yang beroperasi di bumi Kaltara.

Zainal meminta agar pihak korporasi memprioritaskan penggunaan vendor lokal dalam setiap proyek dan operasional mereka demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Arahan krusial ini disampaikan langsung oleh Gubernur dalam acara Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (14/7).

Komitmen Pembangunan Wilayah Krayan

Dalam forum tersebut, Gubernur Zainal juga meluruskan kabar burung yang menyebut pemerintah menganaktirikan pembangunan di wilayah Krayan. Ia menyatakan komitmen pemerataan pembangunan tetap berjalan koridornya.

Bahkan, Pemprov Kaltara saat ini tengah memperjuangkan anggaran khusus sebesar Rp 150 miliar ke Menteri Keuangan RI. Anggaran ini nantinya akan dialokasikan untuk mempercepat konektivitas jembatan dan jalan di Krayan yang ditargetkan rampung pada 2027.

Siap Tes Urine Pertama

Sikap tegas juga ditunjukkan orang nomor satu di Kaltara ini dalam hal pemberantasan narkoba. Secara mengejutkan, Zainal meminta BNNP Kaltara melakukan tes urine mendadak kepada seluruh pejabat OPD, dimulai dari dirinya sendiri.

“Saya siap diperiksa lebih dulu. Waktunya silakan ditentukan Kepala BNN agar objektif,” ujarnya dengan nada tegas.

Terakhir, ia berpesan kepada para orang tua agar memanfaatkan bimbel gratis “Patriot Muda” di kawasan Pasar Induk untuk persiapan sekolah kedinasan anak-anak mereka, seraya mengingatkan agar tidak percaya pada calo atau tawaran kelulusan instan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed