DPRD Kaltara Mendorong BNPP Percepat Penanganan Jalan Perbatasan Malinau-Krayan

DPRD Kaltara803 Views

JAKARTA, NEAZONE.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Provinsi Kaltara menggelar audiensi strategis dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta, Jumat (24/7), guna membahas percepatan pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut difokuskan pada penanganan ruas jalan Malinau-Krayan yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Penanganan infrastruktur darat ini dinilai mendesak untuk segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.

Kondisi akses transportasi darat tersebut dilaporkan terus mengalami penurunan kualitas hingga tingkat yang mengkhawatirkan. Wilayah Krayan Selatan bahkan telah menetapkan status tanggap darurat sebagai respons atas parahnya kerusakan infrastruktur jalan di daerah tersebut.

Dampak dari kerusakan jalan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat perbatasan yang mengalami kelumpuhan mobilitas harian. Ketimpangan pasokan memicu lonjakan harga barang kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan di pasaran lokal.

Terkendalanya pasokan logistik dalam negeri mengakibatkan masyarakat di kawasan perbatasan semakin menggantungkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari pada barang-barang impor dari Malaysia. Kondisi ini dinilai memerlukan perhatian serius dan intervensi regulasi dari pemerintah pusat.

Melalui audiensi tersebut, DPRD Kaltara berharap BNPP dapat berperan aktif sebagai simpul koordinasi antarlembaga. BNPP diharapkan mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Keuangan untuk menghadirkan dukungan kebijakan serta penganggaran khusus bagi kawasan perbatasan Kaltara.

“Percepatan pembangunan jalan Malinau-Krayan bukan sekadar menghadirkan konektivitas, melainkan langkah strategis memperkuat perekonomian dan menegakkan kedaulatan NKRI di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Target kita, jalan ini dapat berfungsi optimal sebelum tahun 2029,” ujar perwakilan DPRD Kaltara, Muddain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *