Aplikasi Spectrum Rekam Data ProKlim Tarakan

TARAKAN, NEAZONE.ID – Program Kampung Iklim (ProKlim) Tahun 2026 di Kota Tarakan kembali menunjukkan kemajuan signifikan melalui tuntasnya pengambilan data lapangan. Kegiatan penting ini melibatkan kerja sama sinergis antara Penyuluh Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Tarakan, serta pihak Kelurahan Juata Laut. Sinergi ini dirancang untuk memperkuat basis data lingkungan berbasis digital secara terpadu.

Kesatuan Pengelolaan Hutan Tarakan memimpin proses pengumpulan data yang berfokus pada lima indikator utama bidang kehutanan. Indikator tersebut meliputi pemulihan dan penghijauan area mata air, pengelolaan kawasan wanatani, serta penanaman pohon di jalur jalan. Pemetaan indikator ini dilakukan secara teliti guna memetakan potensi ketahanan iklim wilayah.

Aspek pengelolaan lingkungan pendukung seperti aktivitas pengomposan warga dan penerapan metode Pembukaan Lahan Tanpa Bakar turut menjadi sasaran pendataan. Praktik-praktik ramah lingkungan ini menjadi poin penting dalam penilaian program adaptasi perubahan iklim tingkat lokal. Keterlibatan masyarakat lokal dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan,Andry Rawung, S.STP., M.H mengungkapkan “Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Penyuluh Kehutanan, pihak Kelurahan Juata Laut, dan instansi terkait dalam merampungkan pendataan ini. Keterlibatan aktif lintas sektor sangat krusial untuk memastikan seluruh indikator Program Kampung Iklim dapat terpenuhi dengan akurat.”

Seluruh data lapangan yang telah diverifikasi beserta dokumentasi pendukung ber-geotagging kini sudah sukses masuk ke sistem aplikasi Spectrum. Penggunaan teknologi geotagging ini memastikan transparansi dan akurasi lokasi dari setiap program mitigasi yang telah dijalankan. Langkah digitalisasi ini mempermudah proses evaluasi lanjutan secara berkala.

“Melalui pengumpulan data berbasis geotagging ini, kami berharap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Kota Tarakan dapat terukur dengan baik, sekaligus menjadi langkah nyata kita bersama demi menciptakan lingkungan hidup yang jauh lebih sehat dan berkelanjutan.” Tegasnya.

Pihak penyelenggara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dukungan kolektif ini diyakini mampu membawa perubahan positif demi terciptanya kualitas lingkungan hidup yang lebih baik bagi warga Tarakan. Konsistensi aksi hijau harus terus dijaga demi masa depan bumi. (adr/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *