PKB Kaltara Gas Pol Konsolidasi! Muscab Digelar, Target Pemilu 2029 Jadi Fokus Utama

NEAZONE.ID, TARAKAN – Mesin politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai dipanaskan lebih awal. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar serentak secara nasional, partai ini tancap gas menyusun kekuatan menuju Pemilu 2029.

Di Kalimantan Utara (Kaltara), Muscab berlangsung di Tarakan, Kamis (9/4/2026), tepatnya di Restoran Royal Crown. Agenda ini dibuka langsung oleh Wasekjen DPP PKB, Zainul Munasichin, sebagai bagian dari restrukturisasi kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, tapi momentum strategis untuk menyiapkan kader yang siap tempur menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Harapannya jelas, lahir pengurus baru yang siap menyongsong Pemilu 2029. Bukan hanya siap secara struktur, tapi juga secara kerja nyata di masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Herman mengingatkan bahwa tantangan partai ke depan tidak ringan. Ia menekankan bahwa PKB tidak boleh terjebak hanya pada ambisi kursi kekuasaan, melainkan harus hadir nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, konsep “politik kehadiran” menjadi kunci. Artinya, kader tidak boleh hanya muncul saat pemilu, tapi harus konsisten turun langsung, memahami persoalan rakyat, dan memperjuangkannya.

“Muscab ini bukan tempat memperbesar perbedaan. Justru ini ruang konsolidasi untuk menyatukan kekuatan. Kita harus solid kalau mau menang di 2029,” lanjutnya.

Hasil Muscab nantinya akan bermuara pada pelantikan serentak yang dijadwalkan bertepatan dengan Harlah PKB pada 23 Juli mendatang di Jakarta oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Herman juga mengingatkan seluruh kader agar tetap disiplin mengikuti proses hingga tuntas dan tegak lurus terhadap keputusan DPP. Baginya, soliditas internal adalah fondasi utama sebelum berbicara soal kemenangan.

Di akhir, ia menekankan satu hal yang sering diremehkan: konsistensi kerja dari sekarang.

“Kalau baru bergerak mendekati pemilu, itu telat. Harus mulai hari ini, dari bawah, dari masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *