Gandeng PGRI dan Bawaslu, MAFINDO Kaltara Gelar Kelas AI di Tarakan

Tarakan18 Views

TARAKAN, NEAZONE.ID – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Kalimantan Utara menggelar “Kelas Kecerdasan Artifisial” di SMPN 3 Tarakan, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis mengedukasi generasi muda hingga tenaga pendidik terkait pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak, aman, dan beretika.

Program edukasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA ini melibatkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi ini ditujukan untuk membangun ekosistem digital yang sehat serta bebas dari hoaks maupun manipulasi berbasis AI.

Dalam momentum tersebut, MAFINDO Kaltara juga secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tarakan.

Dewan Pimpinan Wilayah MAFINDO Kaltara, Dr. Nurasikin, S.HI., M.H., CPM., menyampaikan bahwa pemanfaatan AI sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran saat ini. Peserta yang hadir pun mencakup tenaga pendidik dari tingkat TK hingga SMA.

“Teknologi AI dalam proses pembelajaran sangat dibutuhkan oleh para guru,” ujar Nurasikin.

Ketua Penanggung Jawab (PIC) Kegiatan, Shanya Shafitry, S.H., menegaskan bahwa AI telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pemahaman mendalam terkait potensi maupun ancaman AI—seperti maraknya deepfake dan hoaks otomatis—sangat krusial bagi pendidik dan siswa.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua PGRI Kota Tarakan, Endah Sarastiningsih, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto, S.Pd.

“Penguasaan AI di lingkungan sekolah diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentengi peserta didik dari dampak negatif teknologi informasi,” kata Endah.

Sementara itu, Riswanto menggarisbawahi potensi bahaya disinformasi digital akibat penyalahgunaan AI menjelang arus informasi modern. Edukasi sejak dini dianggap sebagai langkah antisipatif yang tepat untuk menjaga stabilitas publik.

Pada sesi inti, peserta menerima pemaparan materi teknis dan edukasi interaktif dari dua trainer, Ndaru Teguh Prakoso dan Anny Susilowati, S.Kom., M.H. Materi yang dibawakan mencakup dasar-dasar AI, teknik verifikasi konten buatan AI, hingga penggunaan tools AI produktif untuk pembelajaran.

Sesi praktik langsung (hands-on) dan analisis konten AI didampingi oleh empat asisten trainer, yaitu Alma Morino, S.H., Rahmani, S.H., Nurul Nur Putri R., dan Dhea Putri A.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dan simulasi verifikasi informasi. Selain mendapatkan pengetahuan praktis, peserta juga memperoleh fasilitas berupa sertifikat, paket data, konsumsi, serta kesempatan meraih doorprize dan merchandise eksklusif dari MAFINDO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *