Modernisasi Pendidikan di Kaltara: MAFINDO Kaltara Gandeng Google Bekali Guru Teknologi AI

Berita159 Views

TARAKAN, NEAZONE.ID – Era digital menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Menjawab tantangan tersebut, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) wilayah Kalimantan Utara resmi menggelar program unggulan “AI Goes To School” secara daring pada Sabtu (07/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari misi besar MAFINDO untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota di Indonesia selama 18 bulan ke depan. Dengan dukungan mitra global seperti Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), program ini bertujuan menguatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Artifisial (KA).

Meski dilakukan secara daring via Zoom, antusiasme pendidik di Kota Tarakan sangat luar biasa. Dari 132 pendaftar, sebanyak 120 guru dari jenjang PAUD/TK hingga SMA hadir secara aktif. Dibimbing oleh trainer ahli, Anny Susilowati dan Ndaru Teguh Prakoso, para peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan manajemen prompt dan eksplorasi platform Learning Management System (LMS).

Koordinator Wilayah MAFINDO Kaltara, Dr. Nurasikin, S.HI., M.H., CPM, menegaskan bahwa literasi AI bagi guru adalah langkah strategis.

“Pemahaman komprehensif mengenai KA sangat penting agar guru mampu memanfaatkan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Tujuannya jelas: integrasi efektif dalam pembelajaran, pengelolaan kelas, hingga efisiensi administrasi,” ujar Dr. Nurasikin

Langkah MAFINDO ini mendapat apresiasi tinggi dari organisasi profesi guru. Ketua APKS Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tarakan, Anita Nurhasanah, menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan lapangan.

“Pemanfaatan AI tidak hanya mendorong inovasi pembelajaran yang menarik bagi siswa, tetapi juga sangat membantu guru dalam menyelesaikan tugas administrasi secara lebih efektif dan efisien,” ungkap Anita.

Kurikulum Komprehensif dan Berkelanjutan

Dalam kelas ini, para guru dibekali dengan lima pilar utama pemanfaatan AI:

1. Etika KA: Memastikan penggunaan teknologi tetap dalam koridor moral.

2. Manajemen Prompt: Seni berinteraksi dengan AI untuk hasil yang akurat.

3. Pembelajaran Kreatif: Menciptakan materi ajar yang inovatif.

4. Pengelolaan Kelas: Mempermudah kontrol dan interaksi dengan siswa.

5. Kinerja & Administrasi: Otomasi tugas rutin untuk produktivitas guru.

Melalui akses ke platform LMS, pelatihan ini tidak berhenti saat sesi Zoom berakhir. Para guru dapat terus belajar secara mandiri, mengerjakan modul, dan mengasah keterampilan digital mereka secara berkelanjutan.

Mengenal Penyelenggara AI Goes To School adalah komitmen MAFINDO untuk menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan masa depan. Sebagai organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2016, MAFINDO terus bertransformasi. Selain memerangi hoaks melalui lebih dari 1.000 sukarelawannya, MAFINDO kini aktif mendorong literasi digital agar masyarakat—terutama tenaga pendidik—siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan. (MAFINDO Kaltara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed