Tarakan Menuju Kota Wakaf 2026: Strategi Baru Dongkrak Ekonomi Umat secara Mandiri

Berita23 Views

TARAKAN, NEAZONE.ID – Pemerintah Kota Tarakan secara resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui program Kota Wakaf. Langkah ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Akselerasi dan Asistensi Kota Tarakan sebagai Kota Wakaf Tahun 2026, Kamis (4/6/2026).

Acara yang mengusung tema “Dari Wakaf untuk Umat: Membangun Tarakan Mandiri dan Berdaya” ini digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tarakan.

Kegiatan penting ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Kantor Kemenag Kota Tarakan, perwakilan Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), pengelola masjid, lembaga zakat, hingga berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Plt. Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kantor Wilayah Kemenag Kaltara atas inisiasi program ini. Ia menilai, program Kota Wakaf merupakan terobosan yang sangat strategis untuk mengubah wajah pengelolaan wakaf menjadi lebih produktif.

“Program Kota Wakaf merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran wakaf sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Ibnu Saud Is.

Lebih lanjut, Ibnu Saud Is menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen penuh mendukung penuh program ini. Menurutnya, konsep Kota Wakaf sangat sejalan dengan visi besar pembangunan daerah yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Namun, ia mengingatkan bahwa kunci keberhasilan program besar ini ada pada tata kelola yang bersih dan kerja sama yang solid dari semua lini.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengoptimalkan pengelolaan wakaf secara profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemerintah daerah berharap, lewat asistensi ini, Tarakan tidak hanya sekadar menyandang gelar, melainkan mampu menjadi percontohan nasional dalam hal pengelolaan aset umat.

“Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, saya berharap Kota Tarakan dapat menjadi salah satu contoh pengembangan wakaf produktif yang berhasil, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan umat,” tambah Ibnu Saud Is optimis.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Plt. Wali Kota Tarakan secara resmi membuka kegiatan Akselerasi dan Asistensi Kota Tarakan sebagai Kota Wakaf Tahun 2026, menandai babak baru bagi kebangkitan ekonomi syariah di Bumi Paguntaka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *